<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7752580440673953377</id><updated>2012-02-16T15:38:27.301-08:00</updated><category term='profil'/><category term='gallery'/><category term='puisi'/><category term='artikel'/><title type='text'>DENDE BAJOE</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://lila-adila.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7752580440673953377/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lila-adila.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Nur Lailatul Fauziah (Lila)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13549030493836569051</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_z2ldpaE7dss/Sh9_n5piL7I/AAAAAAAAAB8/YHVMRitsYvs/S220/LILA.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>7</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7752580440673953377.post-2299079023351699890</id><published>2009-06-01T19:36:00.000-07:00</published><updated>2009-06-01T19:38:02.252-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>HARTA BUKAN SEGALA-GALANYA (Belajar dari Kisah Drama Manohara)</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Media massa baik cetak maupun elektronik telah saut sambut menginfokan berita tragedi seorang model cantik Manohara Odelia Pinot (Mano) yang diperisterikan Tengku Muahmmad Fakhry, pangeran dari Kesultanan Kelantan Malaysia, yang mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilakukan oleh suami dan keluarga Kesultanan. Dengan berbagai motiv kekerasan yang dilakukan, seperti penyekapan Manohara dalam kamar istana, pengawalan yang ketat dari bodyguard istana, dan terbatasnya ruang gerak seorang isteri sultan, nafkah lahir tak tercukupi, dan masih banyak motiv KDRT lain&lt;span class="fullpost"&gt; yang menimpa Manohara, bahkan tatkala Manohara diajak jalan-jalan, Manohara harus pakai perhiasan sebanyak-banyak, Manohara harus berpura-pura romantis dengan Fakhry, karena banyak wartawan yang memotret. Semua itu hanyalah patamurgana. ”Senyumku adalah jeritan tangis bathinku (Manohara)”.&lt;br /&gt;Peristiwa ini telah banyak mengudang perhatian masyarakat, bukan hanya masyarakat Indonesia dan Malaysia, tetapi tentunya info itu merambat menjadi berita mancanegara. Ironis tentunya bagi masyarakat menafsirkan tentang seorang model cantik yang bersuamikan tuan muda raja kesultanan, yang berlimpah harta dan bertatahkan permadani, yang tak pernah merasakan kesulitan hidup, kekurangan makanan, gizi buruk dan sebagainya. Ungkapan itu tentunya akan muncul dibenak siapa saja yang menyaksikan pernikahan Manohara dengan Tengku Fakhry pada tanggal 28 Agustus 2008 lalu, tapi kenyataannya tak selamanya harta dan kedudukan tinggi membawa kebahagiaan dan ketenangan bathin, hingga akhirnya penilaian masyarakat Indonesia yang dulu terharu dan bahagia seorang keluarga Kesultanan Kelantan Malaysia telah mempersunting putri asal Indonesia yang cantik dan anggun, akhirnya berbalik 99 % dari penilain positif menjadi negative doble.&lt;br /&gt;Drama Manohara diatas adalah salah satu contoh dari ribuan contoh kasus penyiksaan wanita Indonesia di Malaysia. Kalau kita kilas ke belakang akan sejarah penyiksaan wanita Indonesia, maka tentunya fikiran kita akan tertuju kepada Tenaga Kerja Wanita Indonesia (TKW) yang disiksa majikannya dengan sadis, bahkan ada yang meninggal dunia. Manohara saja disiksa apalagi non-Manohara. Merenunglah Masyarakat Indonesia.&lt;br /&gt;Dalam tulisan ini, saya juga akan menyampaikan dan bertanya pada kita semua (masyarakat Indonesia) sebenarnya ada apa antara Indonesia dengan Malaysia? Bukankah dua Negara Bikateral ini menjalin hubungan baik-baik saja, bahkan kalau kita melihat di Televisi, bahwa stasiun televise Indonesia berkerjasama dengan stasiun televisi Malaysia untuk memberitakan peristiwa yang terjadi di Malaysia dan Peristiwa yang terjadi di Indonesia, tapi kenapa Malaysia banyak menyiksa orang Indonesia?. Itulah tentunya pertanyaan yang membutuhkan jawaban pasti dan ditunggu oleh masyarakat Indoensia.&lt;br /&gt;Menarik intisari dari Drama Manohara diatas bahwa ternyata harta dan kekayaan itu tidak selamanya menjadi ukuran untuk orang bisa bahagia, ternyata kebahagiaan itu hanya milik hati bukan mata (pandangan) dan khayalan. Banyak orang kaya, tapi hatinya gelisah, banyak orang kaya, tapi hidupnya merana. Senyumnya orang kaya, tapi hatinya menangis, sedihnya orang kaya, hatinya yang sakit. Kalau kekayaan itu milik hati, maka semua orang bisa kaya, karena kaya yang hakiki adalah kaya hati, kaya budi, dan kaya perangai. Bukan itu semua adalah ajaran agama kepada semua umatnya.&lt;br /&gt;Kisah pilu yang menimpa wanita 17 tahun itu cukuplah menjadi pelajaran (ibroh) buat umat manusia di dunia, khususnya masyarakat Indonesia, jangan mudah tergoda dengan kemilau harta dunia dengan merelakan anaknya dinikahi oleh konglamerat tapi melarat. Jadikan kasus Manohara sebagai qudwah hasanah untuk tidak melakukannya lagi. Sudah bayak air mata berjatuhan di Negara kita. Kekerasan Dalam Rumah Tangga sudah ribuan kasus terjadi di masyarakat kita. Bukan cuma laki-laki sebagai pelaku, tetapi juga dari kalangan perempuan, hingga Indonesia telah membuat UU KDRT, dengan tujuan untuk melidungi kaum wanita dari penganiayaan, kekerasan, dan mengankat derajat kaum wanita (tapi ‘nggak naik-naik).&lt;br /&gt;Alhasil. Belajar dari kisah yang menimpa Manohara itu, menyadarkan kita akan hidup sederhana jauh lebih utama, dari pada hidup bergelimang harta. Kalau orang bijak mengatakan: “Lebih baik makan singkong betulan, dari pada makan roti dalam mimpi”. Harapku: Jangan ada Manoharadisme lagi terjadi. Semoga bermanfaat. Wallahu a’lam bi al-Showwab.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7752580440673953377-2299079023351699890?l=lila-adila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lila-adila.blogspot.com/feeds/2299079023351699890/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lila-adila.blogspot.com/2009/06/harta-bukan-segala-galanya-belajar-dari.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7752580440673953377/posts/default/2299079023351699890'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7752580440673953377/posts/default/2299079023351699890'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lila-adila.blogspot.com/2009/06/harta-bukan-segala-galanya-belajar-dari.html' title='HARTA BUKAN SEGALA-GALANYA (Belajar dari Kisah Drama Manohara)'/><author><name>Nur Lailatul Fauziah (Lila)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13549030493836569051</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_z2ldpaE7dss/Sh9_n5piL7I/AAAAAAAAAB8/YHVMRitsYvs/S220/LILA.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7752580440673953377.post-4036417540176382682</id><published>2009-05-29T21:05:00.000-07:00</published><updated>2009-05-29T21:13:06.275-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>JILBAB SIMBOL KAMPANYE PILPRES</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Hari-hari menjelang masa kampanye Pilpres yang dimulai tanggal 2 Juni 2009, masyarakat sudah disibukkan dengan merapatkan barisan untuk mendukung pasangan Pilpres, baik dari kalangan TNI (purnawirwan), pemerintah (aktif) sebagaimana diberitakan Koran Jawa Pos (28/05/2009), bahwa Sutanto (mantan Kapolri) telah mendeklarasikan Gerakan Pro SBY (GPS) Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:verdana;"&gt;yang melibatkan banyak tokoh dan bahkan Gubernur dan Walikota/Pupati yang masih aktif, diantaranya adalah Imam Utomo (mantan Gubernur Jatim), Basuki Sudirman (mantan Gubernur Jatim), Soekarwo (Gubernur Jatim), Saifullah Yusuf (wakil Gubernur Jatim), Hasan Aminuddin (Bupati Probolinggo), Aminur Rohman (Walikota PAsuruan), Win Hendrarso (Bupati Sidoarjo), dab Ja’far Shodiq (Ketua DPRD Jatim).&lt;br /&gt;Ditempat terpisah Wacapres Wiranto (JK-Win) telah merepatkan barisan dengan Purnawirawan TNI, tetapi dalam pertemuan itu Wiranto meminta TNI harus netral saat kampanye. Lagi-lagi Mega kritik Menteri jadi Tim Sukses. Di kalangan masyarakat kita juga melihat ada sekelompok orang yang membuat Gerakan Pro SBY-Boediono dengan rutin melakukan koordinasi dengan membentuk tim sukses masing-masing kelurahan. Apalagi Partai Politik yang mengusung masing-masing pasangan Capres acapkali kita lihat di media televise dan cetak telah disibukkan dengan strategi-strategi pemenangan pemilu presiden (Pilpres).&lt;br /&gt;Lagi-lagi berita hangat baru-baru ini tentang simbol/atribut kampanye Pilpres disamping atribut baliho dan spanduk dan iklan kampaye di Koran dan TV, model seperti itu ternyata sudah biasa dilakukan oleh tim-tim sukses pemenangan pemilu, tetapi ada yang unik yaitu Jilbab juga bisa menjadi simbol kampanye Pilpres sebagaimana yang diberitakan koran Republika (28/06/2009), tiba-tiba persoalan jilbab menyeruak dan menjadi bagian isu dalam persaingan di Pemilihan Presiden (Pilpres 2009). Sorotan diarahkan kepada para isteri-isteri pasangan capres/cawapres yang berlaga di pilpres.&lt;br /&gt;Menurut Zulkifliemansyah, yang menyebut bahwa konstituen PKS banyak yang terpikat dengan Mufidah Kalla (isteri Jusuf Kalla) dan Uga Wiranto (isteri Wiranto), yang sinyalirkan keduanya taat menjalankan syari’at, dengan mengenakan jilbab. Betulkah jilbab menjadi simbol wanita itu taat beragama??? Banyak juga wanita berjilbab melanggar syari’at agama.&lt;br /&gt;PKS yang berkoalisasi dengan Partai Demokrat tatkala melihat Kristiani (Ibu Ani, isteri capres Sosilo Bambang Yudhoyono) mengenakan jilbab tatkala mendampingi SBY menerima dukungan dari Tarbiyah Islamiyah. Ibu Ani tampil dengan busana Muslim, ibu Ani kelihatan lebih anggun menggunakan busana muslimah. Selain ibu Ani lebih anggun juga menarik kader PKS untuk mendukung pasangan Capres dan Cawapres dari Partai Demokrat itu. Ternyata persoalan jilbab telah menjadi isu dalam kampanye Pilpres.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7752580440673953377-4036417540176382682?l=lila-adila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lila-adila.blogspot.com/feeds/4036417540176382682/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lila-adila.blogspot.com/2009/05/jilbab-simbol-kampanye-pilpres.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7752580440673953377/posts/default/4036417540176382682'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7752580440673953377/posts/default/4036417540176382682'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lila-adila.blogspot.com/2009/05/jilbab-simbol-kampanye-pilpres.html' title='JILBAB SIMBOL KAMPANYE PILPRES'/><author><name>Nur Lailatul Fauziah (Lila)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13549030493836569051</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_z2ldpaE7dss/Sh9_n5piL7I/AAAAAAAAAB8/YHVMRitsYvs/S220/LILA.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7752580440673953377.post-5028313492220936670</id><published>2009-05-29T01:06:00.000-07:00</published><updated>2009-05-29T21:09:20.031-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>Ibunda, Kenapa Engkau Menangis</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya kepada ibunya. "Ibu, mengapa Ibu menangis?". Ibunya menjawab, "Sebab, Ibu adalah seorang wanita, Nak". "Aku tak mengerti" kata si anak lagi. Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. "Nak, kamu memang tak akan pernah mengerti...." &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kemudian, anak itu bertanya pada ayahnya. "Ayah, mengapa Ibu menangis? Sepertinya Ibu menangis tanpa ada sebab yang jelas?"Sang ayah menjawab, "Semua wanita memang menangis tanpa ada alasan".&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:verdana;"&gt; Hanya itu jawaban yang bisa diberikan ayahnya. Lama kemudian, si anak itu tumbuh menjadi remaja dan tetap bertanya-tanya, mengapa wanita menangis.&lt;br /&gt;Pada suatu malam, ia bermimpi dan bertanya kepada Tuhan."Ya Allah, mengapa wanita mudah sekali menangis?"Dalam mimpinya, Tuhan menjawab,"Saat Kuciptakan wanita, Aku membuatnya menjadi sangat utama.Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga, bahu itu harus cukup nyaman danlembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur.&lt;br /&gt;Kuberikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan, danmengeluarkan bayi dari rahimnya, walau, seringkali pula, ia kerap berulangkali menerima cerca dari anaknya itu.&lt;br /&gt;Kuberikan keperkasaan, yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah, saat semua orang sudah putus asa. Pada wanita, Kuberikan kesabaran, untuk merawat keluarganya, walau letih, walau sakit, walau lelah, tanpa berkeluh kesah.&lt;br /&gt;Kuberikan wanita, perasaan peka dan kasih sayang, untuk mencintai semua anaknya, dalam kondisi apapun, dan dalam situasi apapun. Walau, tak jarang anak-anaknya itu melukai perasaannya, melukai hatinya. Perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada&lt;br /&gt;bayi-bayi yang terkantuk menahan lelap.  Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat didekap dengan lembut olehnya.&lt;br /&gt;Kuberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya, melalui masa-masa sulit, dan enjadi pelindung baginya. Sebab, bukankah tulang rusuklah yang melindungi setiap hati dan&lt;br /&gt;jantung agar tak terkoyak?Kuberikan kepadanya kebijaksanaan, dan kemampuan untuk&lt;br /&gt;memberikan pengertian dan menyadarkan, bahwa suami yang baik adalah yang tak pernah melukai istrinya. Walau, seringkali pula, kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang&lt;br /&gt;diberikan kepada suami, agar tetap berdiri, sejajar, saling melengkapi, dan saling menyayangi.&lt;br /&gt;Dan, akhirnya, Kuberikan ia air mata agar dapat mencurahkanperasaannya. Inilah yang khusus Kuberikan kepada wanita, agar dapat digunakan kapanpun ia inginkan. Hanya inilah kelemahan yang dimiliki wanita, walaupun sebenarnya, air mata ini adalah air mata kehidupan".&lt;br /&gt;Maka, dekatkanlah diri kita pada sang Ibu kalau beliau masih hidup.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7752580440673953377-5028313492220936670?l=lila-adila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lila-adila.blogspot.com/feeds/5028313492220936670/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lila-adila.blogspot.com/2009/05/ibunda-kenapa-engkau-menangis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7752580440673953377/posts/default/5028313492220936670'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7752580440673953377/posts/default/5028313492220936670'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lila-adila.blogspot.com/2009/05/ibunda-kenapa-engkau-menangis.html' title='Ibunda, Kenapa Engkau Menangis'/><author><name>Nur Lailatul Fauziah (Lila)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13549030493836569051</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_z2ldpaE7dss/Sh9_n5piL7I/AAAAAAAAAB8/YHVMRitsYvs/S220/LILA.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7752580440673953377.post-7768888414619295122</id><published>2009-05-29T00:59:00.000-07:00</published><updated>2009-05-29T21:10:15.201-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>JILBAB GAUL</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Busana pada dasarnya adalah bertujuan untuk menutup kulit dari terik matahari dan hujan. Di samping itu juga busana adalah untuk mempercantik diri atau sebagai hiasan tubuh bagi manusia, tentunya dalam pandangan Islam bahwa busana/pakaian bertujuan untuk menutup aurat, yang tentunya ada ketentuan lain di dalam memberikan kategori aurat bagi laki-laki dan perempuan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Di dunia yang penuh dengan pergeseren nilai dan budaya yang diistilahkan dengan zaman globalisasi yang banyak diartikan manusia sebagai zaman trend yang semuanya serba gaul dan fanky, &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-family:verdana;"&gt;bukan hanya dari segi pakaian dan busana saja tetapi sudah menyentuh pada ranah-ranah asesoris lainnya termasuk juga rambut kepala yang kebanyakan orang merubah motif dari yang keriting menjadi lurus, dan dari yang lurus menjadi keriting, dari rambut panjang dipendekan bagi perempuan dan yang pendek di panjang bagi laki-laki. Kemudian dilanjutkan dengan merubah warna rambut dari asalnya warna hitam di rubah menjadi warna-warna. Semuanya ini adalah pengaruh budaya yang di salah artikan. Kendatipun demikian dengan adanya pergeseren nilai tersebut tentunya banyak hal yang negatif yang justru didapatkan oleh manusia yang terseret ke arus modernisasi tersebut.&lt;br /&gt;Lain halnya lagi dengan busana/pakaian yang merupakan bahan primer bagi kehidupan manusia justru telah bergeser nilai dan ke-eksistensi-nya dalam kehidupan bermasyarakat. Melihat satu realita yang ada bahwa banyak motif dan bentuk pakaian yang kita dapatkan di toko-toko, mall, swalayan bahkan di sepanjang pinggir jalan, tentunya akan menarik konsumen untuk membeli dan menggunakannya, Mulai dari motif pakaian yang ketat/mini sampai kepada busana muslim.&lt;br /&gt;Busana muslim yang di kenal banyak orang adalah busana yang layak dan pantas digunakan oleh kaum wanita pada umunya, yang motif dan bentuknya juga berbeda-beda, tentunya busana muslim tersebut termasuk adalah jilbab yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari busana muslimah tersebut. Tetapi perlu dikaji ulang bahwa jilbab itu adalah bertujuan untuk menutupi aurat bagi perempuan, tentunya jilbab mempunyai peran yang sangat penting bagi kehidupan perempuan muslimah.&lt;br /&gt;Sampai akhir dekade 80an, jilbab masih dipandang sebelah mata. Wanita berjilbab identik dengan kekolotan dan kekunoan. Siswa, mahasiswa atau dosen berjilbab identik dengan fundamentalisme yang diterjemahkan sebagai fanatisme radikal yang harus dicurigai atau dibabat habis. Sementara dalam dunia kerja, jilbab diidentikkan dengan subyektivitas yang tidak profesional, kinerja yang tidak produktif, dan performance yang tidak ‘menjual,’ sehingga wanita berjilbab dilarang masuk ke dalam lingkungan kerja, dan bila memutuskan berkarir kerap dihambat dengan alasan-alasan struktural.&lt;br /&gt;Kini, wanita berjilbab tak kurang jumlahnya dibandingkan, katakanlah, tahun 1970an ketika busana mini sedang in, dan kala jilbab atau kerudung dianggap norak serta kampungan. Sejumlah institusi belakangan secara terbuka memberikan tempat bagi mereka yang berkeinginan untuk berjilbab sembari berkiprah dalam dunia kerja maupun dalam menuntut ilmu. Banyak public figure, mulai dari artis, pejabat papan atas, dan pesohor lainnya mengenakan jilbab dan tak ragu lagi berbusana muslim dalam berbagai acara di ruang publik. Fenomena ini muncul seiring dengan kian banyaknya berbagai organisasi, komersial maupun non komersial, yang ramai-ramai melembagakan diri di bawah label institusi keislaman. Pemunculan lembaga-lembaga keuangan syariah, misalnya, menjadi salah satu contoh yang aktual.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7752580440673953377-7768888414619295122?l=lila-adila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lila-adila.blogspot.com/feeds/7768888414619295122/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lila-adila.blogspot.com/2009/05/jilbab-gaul.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7752580440673953377/posts/default/7768888414619295122'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7752580440673953377/posts/default/7768888414619295122'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lila-adila.blogspot.com/2009/05/jilbab-gaul.html' title='JILBAB GAUL'/><author><name>Nur Lailatul Fauziah (Lila)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13549030493836569051</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_z2ldpaE7dss/Sh9_n5piL7I/AAAAAAAAAB8/YHVMRitsYvs/S220/LILA.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7752580440673953377.post-6073971119219560284</id><published>2009-05-29T00:51:00.000-07:00</published><updated>2009-05-29T00:52:28.987-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>IBU…</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Bolehkah kulukis wajahmu di atas serpihan rindu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;wajah yang telah membesarkan hatiku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;dengan bait-bait doa dan senyum syahdu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Ijinkan kudekap sosok cintamu di sepajang jalanan hidup&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;yang pernah dan akan berlalu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;cinta yang telah menghantarku pada lorong pendewasaan waktu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Biarkan ku pahat beku jiwaku dengan potret sikap sayangmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;yang tak jenuh memanjakanku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Namun,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Masihkah kau haturkan aku bernaung di bawah keagungan kasihmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;kasih yang tak pernah layu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;walau tak mungkin ku bayar dengan batas usia yang tak tentu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu…&lt;br /&gt;Saat baktiku terhalang obsesi pencarian diri&lt;br /&gt;engkau terdampar di hamparan asa yang nisbi&lt;br /&gt;akupun menggeliat dari rintihan mimpi-mimpi tak jadi, dan…..&lt;br /&gt;engkau tegar di atas jejak keputus-asaan&lt;br /&gt;tatapmu tajam memancar kedamaian&lt;br /&gt;lambaimu anggun mengayun ritme kesejukan&lt;br /&gt;seakan kau percikan embun-embun kasih sayang&lt;br /&gt;jiwamu bening dalam telaga dada lapang&lt;br /&gt;pelepas dahaga pada taman harapan yang pernah kau janjikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu…&lt;br /&gt;Ketabahan yang kau pendam di antara tumpukan kasih sayang&lt;br /&gt;membuka mata akan makna doa yang tak pernah jeda&lt;br /&gt;menguak tabir cinta yang lama terpenjara&lt;br /&gt;memaksaku bersuara, “O, betapa aku t’lah berdosa!!!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesabaran yang kau suguhkan&lt;br /&gt;menyulut bara semangat di setiap peredaran yang&lt;br /&gt;senantiasa menggelora&lt;br /&gt;tak pernah hilang, menjelma di tiap rongga&lt;br /&gt;…………………………&lt;br /&gt;bayangmu ku simpan di laci lagu&lt;br /&gt;tuk mengupas siksa rindu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu…&lt;br /&gt;Kini kubersimpuh di bawah kesakralan titahmu&lt;br /&gt;menanti percikan doa restu&lt;br /&gt;memburu surga di telapak kakimu&lt;br /&gt;agar kau dendangkan tembang-tembang lagu&lt;br /&gt;yang menghantarku ke pangkuan cintamu&lt;br /&gt;agar kau ulang cerita bersulam&lt;br /&gt;menyenyakkanku di peraduan mimpi-mimpiku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu…&lt;br /&gt;Suguhkan lagi untukku&lt;br /&gt;kenangan-kenangan itu!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adila Love&lt;br /&gt;Malang, 22 Desember 2008&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7752580440673953377-6073971119219560284?l=lila-adila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lila-adila.blogspot.com/feeds/6073971119219560284/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lila-adila.blogspot.com/2009/05/ibu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7752580440673953377/posts/default/6073971119219560284'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7752580440673953377/posts/default/6073971119219560284'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lila-adila.blogspot.com/2009/05/ibu.html' title='IBU…'/><author><name>Nur Lailatul Fauziah (Lila)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13549030493836569051</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_z2ldpaE7dss/Sh9_n5piL7I/AAAAAAAAAB8/YHVMRitsYvs/S220/LILA.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7752580440673953377.post-316077794142930079</id><published>2009-05-28T20:13:00.000-07:00</published><updated>2009-05-29T23:28:40.989-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='profil'/><title type='text'>TENTANG LILA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_z2ldpaE7dss/SiDR6AyLuYI/AAAAAAAAAD0/15VTKtO_qTo/s1600-h/LILA.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 143px; height: 143px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_z2ldpaE7dss/SiDR6AyLuYI/AAAAAAAAAD0/15VTKtO_qTo/s320/LILA.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341499952634509698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;Nur Lailatul Fauziah&lt;/b&gt;, dilahirkan di pulau sapeken (suju Bajo) kabupaten Sumenep&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pada tanggal 11 Januari 1985, TK al-Qur’an Abu Hurairah Sapeken diselesaikan tahun 1993, Sekolah Dasar diselesaikan di tempat Asal pada tahun 1998, SLTP diselesaikan di Pesantren Persatuan Islam (PERSIS) Putri di Bangil Pasuruan pada tahun 2001 dilanjutkan ke jenjang SMU di tempat yang sama lulus pada tahun 2003.&lt;span class="" fullpost=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Pendidikan Tinggi di tempuh di Universitas Negeri Malang (UM) pada tahun 2004 melalui jalur Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). &lt;span style="" lang="SV"&gt;Anak bungsu dari jumlah saudara 11 orang ini terkenal dikalangan mahasiswa sebagai anak yang cerdas, pendiam dan dinamis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Organisasi yang pernah digeluti adalah Himpunan Mahasiswa Pencinta Alam, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), Himpunan Mahasiswa Islam cabang UM, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Badan Dakwah masjid al-Hikmah Universitas Negeri Malang, dan terakhir organisasi yang digeluti adalah Forum Silaturahmi Studi Islam Kampus (FOSSIK) Malang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Karya ilmiah yang pernah dipublikasikan dengan judul Wanita di Persimpangan Jalan (Cerpen), Raih Prestasi dengan Sholat Tahajjud (Bulletin Jum’at), Hidup Mati hanya Milik Allah (Jurnal Sakinah) Malang, dan Tips-Tips Hidup Sehat (Jurnal Annida).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7752580440673953377-316077794142930079?l=lila-adila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lila-adila.blogspot.com/feeds/316077794142930079/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lila-adila.blogspot.com/2009/05/tentang-lila.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7752580440673953377/posts/default/316077794142930079'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7752580440673953377/posts/default/316077794142930079'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lila-adila.blogspot.com/2009/05/tentang-lila.html' title='TENTANG LILA'/><author><name>Nur Lailatul Fauziah (Lila)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13549030493836569051</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_z2ldpaE7dss/Sh9_n5piL7I/AAAAAAAAAB8/YHVMRitsYvs/S220/LILA.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_z2ldpaE7dss/SiDR6AyLuYI/AAAAAAAAAD0/15VTKtO_qTo/s72-c/LILA.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7752580440673953377.post-5809604519473456751</id><published>2009-05-28T20:07:00.000-07:00</published><updated>2009-05-29T23:25:11.590-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gallery'/><title type='text'>FOTO KELUARGA KU</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_z2ldpaE7dss/SiDKVqQ98RI/AAAAAAAAADk/NOaSz8H-usg/s1600-h/ADILA0001.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 174px; height: 117px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_z2ldpaE7dss/SiDKVqQ98RI/AAAAAAAAADk/NOaSz8H-usg/s320/ADILA0001.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341491631532929298" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_z2ldpaE7dss/SiDIpgfg2oI/AAAAAAAAADc/zL2wyT_mE3I/s1600-h/DSCN9817.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 171px; height: 117px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_z2ldpaE7dss/SiDIpgfg2oI/AAAAAAAAADc/zL2wyT_mE3I/s320/DSCN9817.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341489773483711106" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_z2ldpaE7dss/SiDHb_1CC5I/AAAAAAAAADU/npxu-NrOewI/s1600-h/5.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 164px; height: 105px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_z2ldpaE7dss/SiDHb_1CC5I/AAAAAAAAADU/npxu-NrOewI/s320/5.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341488441865669522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_z2ldpaE7dss/SiDFxiceZ9I/AAAAAAAAADM/cyhzhS64g4o/s1600-h/IMG_0896.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 138px; height: 104px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_z2ldpaE7dss/SiDFxiceZ9I/AAAAAAAAADM/cyhzhS64g4o/s320/IMG_0896.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341486612911908818" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_z2ldpaE7dss/SiDEd_OV_1I/AAAAAAAAADE/YSgIrvA-wzM/s1600-h/IMG_0881.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 165px; height: 123px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_z2ldpaE7dss/SiDEd_OV_1I/AAAAAAAAADE/YSgIrvA-wzM/s320/IMG_0881.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341485177528254290" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_z2ldpaE7dss/SiDCiicxl2I/AAAAAAAAAC8/xkyfhySMIVg/s1600-h/IMG_0839.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 164px; height: 122px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_z2ldpaE7dss/SiDCiicxl2I/AAAAAAAAAC8/xkyfhySMIVg/s320/IMG_0839.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341483056680245090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_z2ldpaE7dss/SiDBpWVTc7I/AAAAAAAAAC0/5M8jwpaOvMI/s1600-h/IMG_0490.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 170px; height: 128px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_z2ldpaE7dss/SiDBpWVTc7I/AAAAAAAAAC0/5M8jwpaOvMI/s320/IMG_0490.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341482074175140786" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_z2ldpaE7dss/SiDA6qASWsI/AAAAAAAAACs/Ybd1ctAICJI/s1600-h/PROFIL.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 127px; height: 127px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_z2ldpaE7dss/SiDA6qASWsI/AAAAAAAAACs/Ybd1ctAICJI/s320/PROFIL.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341481272001845954" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_z2ldpaE7dss/Sh995DIDpJI/AAAAAAAAAB0/Q3_Ej2oYFLs/s1600-h/IMGP3367.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 188px; height: 140px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_z2ldpaE7dss/Sh995DIDpJI/AAAAAAAAAB0/Q3_Ej2oYFLs/s320/IMGP3367.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341126102129812626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_z2ldpaE7dss/Sh9SKr8VsaI/AAAAAAAAAA4/tADO5Yg0PDM/s1600-h/1.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 102px; height: 143px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_z2ldpaE7dss/Sh9SKr8VsaI/AAAAAAAAAA4/tADO5Yg0PDM/s320/1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341078026632671650" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_z2ldpaE7dss/Sh9SLIOMNiI/AAAAAAAAABI/XAI-0kgIq74/s1600-h/AKU+%26+KELUARGA.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 172px; height: 113px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_z2ldpaE7dss/Sh9SLIOMNiI/AAAAAAAAABI/XAI-0kgIq74/s320/AKU+%26+KELUARGA.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341078034223740450" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_z2ldpaE7dss/Sh9SK92QgwI/AAAAAAAAABA/2y1RhLExKuI/s1600-h/3.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 167px; height: 112px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_z2ldpaE7dss/Sh9SK92QgwI/AAAAAAAAABA/2y1RhLExKuI/s320/3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341078031439004418" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7752580440673953377-5809604519473456751?l=lila-adila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lila-adila.blogspot.com/feeds/5809604519473456751/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lila-adila.blogspot.com/2009/05/foto-keluarga-ku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7752580440673953377/posts/default/5809604519473456751'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7752580440673953377/posts/default/5809604519473456751'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lila-adila.blogspot.com/2009/05/foto-keluarga-ku.html' title='FOTO KELUARGA KU'/><author><name>Nur Lailatul Fauziah (Lila)</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13549030493836569051</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_z2ldpaE7dss/Sh9_n5piL7I/AAAAAAAAAB8/YHVMRitsYvs/S220/LILA.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_z2ldpaE7dss/SiDKVqQ98RI/AAAAAAAAADk/NOaSz8H-usg/s72-c/ADILA0001.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
